Tips Mengatasi Keburukan Pria dalam Bercinta

Bookmark and Share

Seks sepatutnya sangat menyenangkan dan bisa dinikmati oleh masing-masing pasangan. Namun bagaimana seandainya pria bersikap buruk, seperti terlalu berisik atau sangat pasif? Kebiasaan itu jelas menjengkelkan.
Lantas bagaimana cara mengatasinya?  

1. Berisik

Beberapa pria menganggap kalau meneriakkan nama pasangan ketika bercinta itu romantis. Namun jika pria hanya sekadar berisik dan membicarakan hal yang tidak jelas, hal itu justru akan merusak suasana bercinta.
Wanita sebaiknya berkata jujur ketika pria mulai berisik di atas ranjang. Jika perlu, tunjukkan bagaimana caranya berkata-kata nakal tanpa terlalu berisik. Namun ingat, ungkapkan semuanya di luar aktivitas bercinta.

2. Pasif


Pria yang pasif biasanya malas berusaha memuaskan pasangannya. Mereka akan menikmati suasana sementara wanita melakukan semua 'pekerjaan' untuknya. Bagaimana cara mengatasinya?
Jangan langsung berkata pada pria kalau mereka malas. Beri pengertian dengan mengatakan bahwa wanita sekali-kali perlu dikontrol oleh pria. Jika perlu, lakukan posisi seks yang membuat pria 'terpaksa' aktif di sepanjang aktivitas bercinta.

3. Tidak sabar

Keburukan pria yang lain dalam bercinta adalah sangat tidak sabar. Baik dalam foreplay, bercinta, orgasme, sampai buru-buru tidur setelah itu. Benar-benar menyebalkan.
Cara mengatasinya sebenarnya cukup mudah. Wanita bisa menawarkan permainan untuk pasangan. Misalnya, melarang pria menciumnya selama 10 menit. Hal itu akan membuat pria belajar untuk menunggu, sementara wanita bisa menggoda pria dan memuaskannya.

4. Rendah diri


Ada pula pria yang sangat tidak percaya diri dengan penis atau bentuk tubuhnya. Hal itu pun membuatnya selalu malas jika diajak bercinta.
Buktikan bahwa pria salah, itulah cara mengatasi keburukan pria dalam bercinta yang satu ini. Wanita perlu mengatakan bahwa tubuh pasangannya sangat seksi dan ukuran penisnya benar-benar besar. Pria suka mendengarkan hal itu, meskipun terkadang mereka hanya tertawa dan mengatakan bahwa pasangannya terlalu berlebihan.
5. Terlalu bergairah


Kebalikan dari si rendah diri, pria yang terlalu bergairah akan terus-terusan minta 'jatah' dari pasangannya. Kalau pasangan merasakan hal serupa, tentu tidak masalah. Tetapi jika wanita mulai terganggu, keburukan ini jelas menjadi masalah.
Wanita harus segera membicarakan kebiasaan tersebut dengan pasangannya. Jika pembicaraan antar pasangan tidak berhasil, sebaiknya lekas hubungi ahli terapi seks.
6. Menjijikkan


Entah kenapa, ada beberapa hal yang dikatakan pria yang terdengar menjijikkan bagi wanita ketika berada di atas ranjang. Padahal pria tidak bermaksud seperti itu.
Untuk mengatasinya, tidak ada cara yang lebih baik selain berkata jujur. Wanita harus mengungkapkan keluhannya pada pasangan jika ingin kehidupan seksualnya berkualitas.



sumber:idiva

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar